MASIGNCLEAN103

PAHALA untuk MARBOT


Marbot merupakan sebuah sebutan kepada seseorang yang bertanggung jawab mengurus segala kebutuhan masjid ataupun mushola. Biasanya seorang marbot lebih khusus bertugas sebagai penjaga kebersihannya. Kebanyakan di daerah kita saat ini, sorang marbot masjid/musholla sering kali dianggap sepele dan kurang dihargai. Padahal indah dan nyamannya sebuah masjid/musholla merupakan hasil kerja dari marbot tersebut. Ketika ditunjuk untuk menjadi seorang marbot, kebanyakan mereka enggan dengan berbagai alasan. Maka tidak heran jika hari ini orang-orang tua lah yang menjadi marbot. Sesungguhnya seorang marbot merupakan pekerjaan yang mulia dihadapan Allah SWT.

Ada beberapa keutamaan yang bisa didapat oleh seorang Marbot. Seorang marbot berpeluang lebih besar untuk mendapatkan pahala-pahala yang mungkin sulit untuk di dapatkan orang lain:

1.      Pahala Membersihkan Masjid/Mushola

Salah satu tugas seorang marbot adalah membersihkan masjid/musholla. Mungkin memang sepele pekerjaan tersebut dimata manusia. Tapi, pekerjaan tersebut sangat dimuliakan oleh Nabi  dan diterangkan dalam sabdanya:

مَنْ أَخْرَجَ أَذَی مِنَ الْمَسْجِدِ بَنَ اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّۃِ

“Barang siapa yang mengeluarkan kotoran dari dalam masjid,  maka Allah akan membuatkan rumah baginya di surga”. (H.R. Ibnu Majah No. 749, Dha’if).

Dalam keterangan lain juga dijeaskan oleh Imam Al-Munawi Rahimahullah:


نجس أو طا هر كدم وزرق طير ومخاط وبصاق وتراب وحجر وقما مۃ ونحوها من كل ما يقذره (بنی الله له بيتا في الجنۃ) وفي بعض الر وايات إن ذلك مهور الحور العين 

“Yaitu membersihkan masjid dari najis, atau darah, tahi burung, ingus, ludah, tanah, batu, sampah, dan semisalnya yang mengotori masjid (maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga) dalam riwayat lain, itu sebagai mahar bidadari di surga. (Faidhul Qadir, 6/43)

2.      Pahala Mengumandangkan Adzan


لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِی النِّدَاءِ وَالصَّفِّ اْلأَوَّلْ، ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلاَّ أَنْ يَسْتَهِمُوْا عَلَيْهِ لاَ سْتَهَمُوْا 

"Seandainya orang-orang mengetahui pahala yang terkandung pada adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mungkin mendapatkannya kecuali dengan cara mengadakan undian atasnya, niscaya mereka akan melakukan undian". 

الْمُؤَذِّنُ يُغْفَرُ لَهُ بِمَدِّ صَوْتِهِ وَيَشْهَدُلَهُ كُلُّ رَطْبٍ وَيَابِسٍ

"Muadzin diampuni sejauh jangkauan adzannya. Seluruh benda yang basah maupun yang kering yang mendengar adzannya, memohonkan ampunan untuknya". (H.R Ahmad)

Dua hadist diatas adalah sebagian dari keutamaan pahala yang di dapat oleh seorang muadzin. Dan untuk keutamaan muadzin lainnya sudah kita jelaskan pada artikel sebelumnya.


3.      Pahala di Shaf Awal

Banyak orang yang belum mengira bahwa shaf pertama/awal memiliki nilai pahala yang begitu besar. Hal inilah yang terkadang membuat orang untuk berangkat ke masjid/musholla setelah iqomah dikumandangkan. Sabda Nabi ﷺ menjelaskan:



"إن الله وملاىٔكته يصلون علی الصف

المقدم, والمؤذن يغفر له مدى صوته ويصدقه من سمعه من رطب نيابي وله" مثل أجر من صلى معه 

"Sesungguhnya Allah dan para malaikatNya bershalawat kepada orang-orang di shaf awal, dan muadzin itu akan diampuni dosanya sepanjang raduis suaranya dan dia akan dibenarkan oleh segala sesuatu yang mendengarkannya, baik benda basah maupun benda kering, dan dia akan mendapatkan pahala orang-orang yang sholat bersamanya". (H.R. Ahmad dan Nasa’i dengan sanad yang jayyid)

Pahala ini insya Allah di dapatkan oleh seorang marbot selama ia tidak keluar untuk mengurus keperluan lain. 


4.      Memperoleh Waktu yang Mustajab ntuk Berdoa

Salah satu waktu yang sangat mustajab untuk berdoa adalah waktu diantara adzan dan iqomah. Nabi ﷺ bersabda:

الذُّعَاءُ لاَ يُرَدُّ بَيْنُ اْلاَذَانِ واْلإِقَامَۃِ

“Doa tidak ditolak antara Adzan dan Iqomah”. (H.R. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Nah itu tadi beberapa keutamaan pahala yang bisa diraih oleh seorang Marbot.
Semoga bermanfaat..
  
جَزَا كُمُ اللّٰهُ خَيْرًا
وَاللّٰهُ أَعْلَمُ بِاالصَّوَابِ

Share This :
rohman71