Malioboro merupakan satu dari beberapa kawasan wisata yang ditawarkan oleh Yogyakarta. Di Malioboro kalian akan menemukan berbagai macam hal yang membuatmu terkagum. Salah satunya adalah pertunjukan musik angklung. Angklung merupakan sebuah alat musik tradisional yang terbuat dari bambu.
Pada mulanya angklung digunakan sebagai alat penyemangat ketika masa penjajahan oleh masyarakat Sunda. Seiring berkembangan zaman, angklung dijadikan sebagai alat musik yang mengasikkan. Banyak jenis-jenis musik yang dipadukan dengan angklung. Salah satunya contohnya kalian bisa temukan di Malioboro.
Selain kuliner dan wisata belanja, ternyata angklung juga memiliki daya pikat sendiri bagi para pengunjung. Ketika kalian ke Malioboro, kalian pasti akan sangat mudah menemukan kelompok musik angklung ini, terlebih ketika malam hari. Untuk menemukan grub musik angklung ini cukup mudah, kalian hanya perlu cari orang-orang yang berkerumun disekitar sumber musik angklung.
Untuk satu grub musik angklung biasa terdiri dari 5 sampai 8 orang yang memiliki tugas masing-masing. Satu grub terdiri dari bass, mini drum, Simbal, angklung, dan sejenis kenung yang terbuat dari bambu. Musik dibawakan bervariasi, mulai dari musik Jawa lokal, pop, regae, atau juga perpaduan antara pop, koplo dan regae. Selain musik-musik tersebut, kalian juga bisa request lagu sesuka kalian dan bisa ikut joget bersama. Untuk request sebuah lagu biasanya kalian cukup membayar 10-20k. Tapi jika tidak, kalian cukup mengeluarkan receh seikhlasnya.
Dalam sekali tampil, biasanya satu grub mampu mengumpulkan hingga 500ribu. Ini merupakan nilai yang cukup fantastis untuk satu kelompok kecil ini. Maka tidak heran jika sekarang banyak bermunculan kelompok-kelompok musik angklung yang baru.
Share This :


comment 0 komentar
more_vert