Di zaman modern sekarang ini, kebanyakan orang seperti kita gundah mengenai masalah rezeki. Kita sering kali beranggapan bahwa rezeki itu datangnya dari diri kita sendiri tanpa ada campur tangan siapapun dan kita lupa bahwa sesungguhnya rezeki sudah Allah atur jauh sebelum kita dilahirkan.
Pemikiran-pemikiran demikianlah yang menyebabkan tidak sedikit orang yang rela melakukan apapun demi melancarkan rezekinya. Padahal sesungguhnya Allah sudah mengatur rezeki setiap makhluk yang ada di bumi, seperti yang telah tertuang dalam surah Hud ayat ke 6 berikut:
وَمَامِنْدَٓا بَّةٍفِی الْاَرْضِ اِلَّاعَلَی اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ [٦]
" Dan tidak ada satupun mahluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuaya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuz)." (Q.S. Hud :6)
Dengan demikian, sebenarnya kita tak perlu gundah lagi memikirkan segala cara untuk memperbanyak rezeki. Tetapi, ketika dijelaskan bahwa rezeki sudah diatur jauh sebelum manusia dilahirkan, bukan berarti kita tinggal tunggu santai tanpa ada usaha. Itu juga termasuk dalam pemikiran yang salah. Allah kembali menjelaskan dalam surah Ar-Ra'du ayat ke 11
ۗ انَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَابِقَوْمٍ حَتّٰی يُغَيِّرُوْا مَابِاَنْفُسِهِمْ ۗ
Sesungguhnya Allah tidak akan "
mengubah keadaan suatu kau sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri." (Q.S. Ar-Ra'du: 11
Dalam keterangan ayat di atas, dapat kita simpulkan bahwa walaupun Allah telah menjajikan rezeki pada setiap makhlukNya, tetapi makluk tersebut tetap diwajibkab untuk berusaha mengupayakannya. Setelah kita selesai berusaha, kita baru kemudian dianjurkan untuk bertawakal berserah diri kepada Allah.
وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَی اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۗ
" Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya". (Q.S. At-Talaq : 3).
وَ اللّٰهُ اَعْلَامْ بِ الصَّوَا بْ
Semoga bermanfaat
... terimakasih
Share This :


comment 0 komentar
more_vert